Dua Kecelakaan Maut dalam Tiga Bulan, Penyebabnya: Truk Parkir Sembarangan

Kronikkaltim.id – Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, dua kecelakaan maut yang melibatkan truk parkir sembarangan telah terjadi di wilayah Kutai Timur. Kecelakaan terbaru terjadi pada Kamis (3/4/2025) di Jalan Wolter Monginsidi, Sangatta Utara, yang mengakibatkan seorang anak berusia enam tahun tewas dan ibu korban mengalami luka-luka. Kecelakaan ini terjadi akibat sebuah truk yang terparkir tanpa penanda yang jelas di pinggir jalan, menghalangi pandangan pengendara motor.
Menurut saksi mata, Adi, yang berada di lokasi kejadian, kendaraan motor yang dikendarai seorang ibu dan anaknya menabrak bagian belakang truk yang terparkir. “Kejadiannya barusan jam 13:45 WITA. Enggak bisa kita pastikan kondisinya, soalnya banyak betul darahnya,” ungkap Adi, yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Setelah tabrakan, warga setempat segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat menggunakan mobil L300. “Korban kecelakaan diamankan sudah dibawa ke rumah sakit PKT, diangkut pake mobil L300 barusan,” terang Adi.
Kecelakaan maut yang melibatkan truk parkir sembarangan ini bukanlah kejadian pertama di Kutai Timur. Sebelumnya, pada 29 Januari 2025, seorang remaja juga meninggal dunia setelah menabrak truk yang terparkir di kawasan Ring Road Sangatta.
Menanggapi kecelakaan beruntun ini, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta, Siswandi, mendesak pihak kepolisian untuk memberikan sanksi tegas kepada pemilik kendaraan yang parkir sembarangan. “Kami meminta Satlantas Polres Kutim untuk memberikan sanksi tegas kepada pemilik kendaraan yang parkir sembarangan. Ini bukan sekadar kelalaian, tetapi pelanggaran yang berpotensi mengancam nyawa pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Kasat Lantas Polres Kutai Timur, AKP Ning Tyas Widhas Mita, mengonfirmasi bahwa anak yang meninggal adalah anak berusia enam tahun, sementara ibunya yang mengendarai motor masih dalam perawatan di rumah sakit. “Informasinya, anak tersebut adalah anak dari bos pengendara motor. Pengendara sendiri mengaku merasa pusing saat berkendara, sehingga kehilangan kendali dan menabrak truk yang sedang terparkir,” ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kutai Timur, Joko Suripto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penertiban terhadap kendaraan yang parkir sembarangan, khususnya yang menghalangi trotoar dan bahu jalan. “Kami akan lebih intensif melakukan patroli setelah libur Lebaran. Ini masukan yang sangat penting, dan kami akan berkoordinasi dengan tim terkait,” katanya.
Peningkatan patroli dan pengawasan lebih ketat terhadap parkir liar menjadi penting, mengingat kecelakaan akibat truk parkir sembarangan telah merenggut nyawa. Pemerintah setempat berjanji akan terus memperbaiki dan menambah rambu-rambu lalu lintas di titik-titik rawan kecelakaan.(*)




