Tahun Ini Kewenangan Pemeliharaan PJU Resmi Beralih ke Dishub Kutim

Kronikkaltim.com – Kutim – Pengelolaan dan pemeliharaan seluruh Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ditargetkan akan berada sepenuhnya di bawah kendali Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kutim, Abdul Muis, yang mengatakan selama ini pemeliharaan PJU masih berada di bawah tanggung jawab Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Model tersebut kerap menimbulkan kendala, terutama dalam hal pendataan titik PJU, pemantauan kondisi lampu, serta kecepatan penanganan gangguan di lapangan.
“Beralihnya kewenangan ke Dishub nantinya, kita berharap proses pemeliharaan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, karena berada langsung di bidang yang berkaitan,” ujarnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/11/2025).
Sebagai langkah awal, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini terlibat dalam pembangunan PJU. OPD tersebut antara lain Dinas Perkim, Dinas PTSP, Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Dinas SDA.
“Nah, keempat OPD ini tercatat pernah membangun titik-titik PJU pada berbagai periode, sehingga datanya perlu dikumpulkan kembali untuk memastikan pemeliharaan dapat dilakukan secara menyeluruh,” tambahnya.
Lebih lanjut , ia memaparkan bahwa Dishub telah mengirimkan surat resmi yang meminta setiap OPD menyerahkan data lengkap titik PJU yang telah terpasang, termasuk lokasi, jenis lampu, sumber daya yang digunakan (PLN atau solar cell), hingga tahun pemasangan. Seluruh data ini akan menjadi dasar penyusunan sistem pemeliharaan terpadu yang akan berjalan mulai 2025.
Dengan adanya database PJU yang terintegrasi, Dishub menargetkan pelayanan gangguan lampu jalan dapat lebih cepat ditangani, sekaligus memperkecil potensi tumpang tindih program antar OPD.
“Langkah ini juga mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperluas instalasi PJU di kecamatan dan memperkuat program “Kutim Terang” yang kini menjadi program fokus utama,” tutupnya.(Adv).




