AdvertorialPemkab Kutim

Bupati Ardiansyah Targetkan Kutim Miliki Bandara dalam Lima Tahun untuk Percepat Akses dan Pertumbuhan Ekonomi

‎Kronikkaltim.com – Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini tengah merencanakan pembangunan bandara sebagai bagian dari upaya membuka akses lebih mudah bagi pendatang dan memperlancar mobilitas masyarakat serta arus logistik ke wilayah Kutim.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, rencana pembangunan bandara ini diajukan untuk menjawab berbagai tantangan infrastruktur transportasi, terutama mengingat luasnya wilayah Kutim serta lokasi banyak kawasan yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

‎”Banyak orang yang ingin datang ke Kutai Timur . Saya janji, InsyaAllah dalam lima tahun ke depan Kutim punya Bandara,” ucap Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, saat ditemui di Kantor DPRD Kutim, Senin (24/11/2025).

‎Bupati Ardiansyah menjelaskan dengan fasilitas Bandara yang ada di wilayah Sangatta, dapat memudahkan masyarakat, para pengunjung atau undangan, seperti artis dan para Menteri yang ingin datang ke Kutim.

“Dengan bandara, kita harapkan arus orang dan barang ke Kutim lebih lancar. Ini akan memudahkan pendatang, wisatawan, investor dan tentu saja membantu mobilitas warga lokal,” jelasnya.

‎Ia mengungkapkan, selama ini masyarakat Kutim dan para tamu yang akan datang ke Kutai Timur, selalu menggunakan bandara di APT Pranoto Samarinda dan Sepinggan Balikpapan.

‎”Jarak tempuh dari bandara yang ada di Kaltim ke Kutai Timur masih sangat jauh, bisa sampai berjam-jam. Itu jadi keluhan masyarakat Kutim,” ungkapnya.

‎Dia juga berkomitmen dorong potensi pariwisata dalam meningkatkan wisatawan untuk datang ke Kutim.

‎”Dengan kemudahan akses serta pengembangan pariwisata yang lebih baik, Kutim dapat menjadi salah satu rujukan wisata di Kalimantan Timur,” tutupnya.

Sebelum pembangunan dilakukan, Pemkab Kutim berencana menjalankan sejumlah kajian seperti pemilihan lokasi yang strategis, dampak lingkungan, kebutuhan infrastruktur pendukung, serta perkiraan biaya dan manfaat jangka panjang. Jika semua persiapan berjalan mulus, bandara akan menjadi bagian dari bentuk pengembangan infrastruktur utama jangka menengah Kutim. (Adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button